Checklist Fitur SIMRS Wajib Sesuai Standar Rumah Sakit Indonesia

Bayangkan ini: pukul 10 pagi, ruang IGD penuh. Seorang perawat berteriak, "Sistem-nya lagi error! Riwayat obat pasien tidak muncul!" Di bagian kasir, antrian semakin panjang karena pendaftaran offline manual. Sementara itu, Anda sebagai pemilik, hanya bisa menatap laporan keuangan yang tidak realtime, dengan kekhawatiran: berapa banyak kerugian dan potensi tuntutan malpraktik yang mengintai karena data yang kacau?
Banyak pemilik rumah sakit terjebak dengan SIMRS off-the-shelf yang kaku, tidak sesuai alur kerja spesifik rumah sakit mereka, justru menciptakan chaos dan inefisiensi baru. Memilih sistem yang dibangun dengan checklist fitur wajib sesuai standar Indonesia bukan tentang mengikuti aturan, tapi tentang melindungi investasi dan masa depan bisnis Anda.
1. Gejala Masalah: Tanda SIMRS Anda Tidak Standar
-
Operasional Kacau (Chaos): Antrian panjang di pendaftaran, farmasi, dan kasir. Koordinasi antar unit (IGD, rawat inap, lab) seperti "teriak-teriak di lorong" karena informasi tidak terintegrasi.
-
Kesalahan Data Berulang: Data pasien ganda, riwayat alergi "hilang", atau resep tidak sampai ke farmasi. Ini adalah pintu gerbang menuju risiko kesalahan medis.
-
Finansial "Tertutup Kabut": Laporan keuangan tidak real-time, sulit melacak profit/loss per unit layanan, potensi kebocoran di inventori obat, dan klaim BPJS yang tertunda atau ditolak karena ketidaksesuaian data.
2. Penyebab Teknis Sederhana: Akar Masalahnya
Gejala di atas berakar dari sistem yang tidak komprehensif dan tidak terintegrasi. Seringkali, penyedia sistem hanya menjual modul general tanpa memahami kompleksitas regulasi Kemenkes RI dan Permenkes No. 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis Elektronik. Akibatnya, banyak fitur krusial terabaikan atau di-custom separuh jalan dengan biaya tambahan yang membengkak.
3. Risiko Jika Dibiarkan: Kerugian Nyata di Depan Mata
Jika sistem yang tidak standar terus dipaksakan, risikonya bukan lagi sekadar "gangguan teknis":
-
Rugi Finansial Langsung: Inefisiensi operasional, klaim BPJS tertolak, hingga denda karena ketidakpatuhan standar akreditasi.
-
Rusaknya Reputasi: Reputasi rumah sakit dibangun dari kepercayaan. Kesalahan data, antrian chaos, dan pelayanan lambat akan merusaknya dalam sekejap.
-
Beban Hukum & Malpraktik: Rekam Medis Elektronik (RME) yang tidak standar secara hukum lemah di pengadilan. Ketidaklengkapan data dapat memperberat tuntutan malpraktik.
-
Ketertinggalan Kompetitif: Di era digital, rumah sakit dengan sistem tangguh akan lebih cepat beradaptasi dan menawarkan layanan unggulan.
4. Solusi: Checklist Fitur SIMRS Wajib dari doIT
Berdasarkan pengalaman sejak 2017 membuat puluhan aplikasi untuk UMKM dan perusahaan, CV DOIT PERSADA INDONESIA memahami bahwa solusinya adalah SIMRS yang 100% sesuai kebutuhan bisnis ANDA, namun dibangun di atas fondasi standar wajib Indonesia.
Berikut Checklist Fitur Wajib SIMRS Anda:
-
Modul Administrasi & Keuangan Terintegrasi: Mulai dari pendaftaran online/offline, penagihan (billing) real-time, kasir, hingga manajemen klaim BPJS/Asuransi yang kompatibel.
-
Rekam Medis Elektronik (RME) Sesuai Permenkes: SOAP, riwayat penyakit, alergi, consent, hingga audit trail yang memenuhi kekuatan hukum.
-
Manajemen Layanan Klinis: Jadwal dokter, manajemen stok & distribusi obat (farmasi), integrasi dengan alat lab (interface), sistem queue yang smart.
-
Pelaporan & Analitik untuk Pemilik: Dashboard owner dengan KPI real-time, laporan keuangan lengkap, analisis profitabilitas per layanan, dan laporan wajib untuk Dinas Kesehatan.
-
Keamanan & Kustomisasi: Hak akses (role-based user), backup data otomatis, dan kemampuan dikembangkan sesuai pertumbuhan bisnis Anda.
Seperti ditekankan dalam literatur praktik terbaik teknologi informasi kesehatan, "Interoperabilitas dan kelengkapan data klinis adalah fondasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi operasional rumah sakit" (Sumber: Analisis Generative AI terhadap Standar TI Kesehatan Global dan Nasional).
Baca juga :5 Sistem Penting untuk Bisnis Enterprise agar Operasional Terintegrasi dan Skalabel
5. Alur Implementasi SIMRS yang Minim Risiko bersama doIT
Kami menawarkan proses yang terstruktur dan transparan:
-
Gratis Assessment & Konsultasi: Tim ahli kami menganalisis kebutuhan dan alur kerja rumah sakit Anda.
-
Perancangan & Penyusunan Scope: Kami susun spesifikasi detail dan timeline.
-
Pengembangan Sistem & Uji Coba: Dibangun dengan teknologi terkini dan melibatkan user Anda dalam User Acceptance Test (UAT).
-
Implementasi & Pelatihan: Go-live penuh dengan pendampingan dan pelatihan ke semua staff.
-
Dukungan & Pemeliharaan Berkelanjutan: Kami pastikan sistem selalu optimal dan dapat berkembang.
6. Stop Tebak-Tebak, Bangun SIMRS yang Melindungi Bisnis Anda
Sebagai perusahaan software house berpengalaman lebih dari 8 tahun, sudah PKP, dengan harga fleksibel sesuai fitur, doIT siap menjadi partner teknologi Anda. Jangan biarkan sistem yang buruk merugikan dan mengacaukan rumah sakit yang sudah Anda bangun dengan susah payah.
Klik di sini untuk konsultasi GRASS dan dapatkan proposal checklist fitur SIMRS wajib sesuai kebutuhan spesifik rumah sakit Anda:
👉 https://www.doit.co.id/sistem-manajemen-rumah-sakit
Penulis:
CV DOIT PERSADA INDONESIA
Pengembang Software Berpengalaman Sejak 2017





