Mengapa Bisnis Manufaktur Membutuhkan Aplikasi Inventory dengan Fitur BOM?

D
Penulis: Tim doIT
3481 Dilihat
wms bill of materials

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia manufaktur, pasti tahu bahwa proses produksi tidak sesederhana "stok masuk, barang jadi keluar". Ada proses kompleks di tengahnya: bahan baku dirakit, diproses, dan diubah menjadi produk akhir. Di sinilah letak perbedaan mendasar dengan bisnis retail biasa.

Mengelola stok di manufaktur berarti mengelola dua jenis barang: bahan baku dan barang jadi. Lalu, bagaimana Anda tahu persis bahwa untuk membuat 1 unit meja, Anda butuh 2 papan kayu, 4 paku, dan 1 botol politur? Jawabannya adalah dengan fitur yang disebut Bill of Materials (BOM).

Apa Itu BOM dan Mengapa Vital bagi Manufaktur?

Bill of Materials (BOM) atau daftar kebutuhan bahan adalah inti dari sistem inventory manufaktur. Ini adalah resep lengkap yang mendefinisikan komposisi sebuah produk. Ketika Anda memiliki aplikasi inventory dengan fitur BOM yang terintegrasi, sistem tidak hanya mencatat bahwa stok kayu Anda berkurang, tetapi secara cerdas menghitungnya berdasarkan berapa banyak meja yang telah diproduksi.

Tanpa fitur BOM, tim produksi dan gudang harus bekerja secara terpisah. Bagian produksi mengambil bahan baku, tapi pencatatan stok seringkali terlambat atau tidak akurat. Akibatnya?

  • Risiko Produksi Terhenti: Kehabisan satu bahan baku kecil bisa menghentikan seluruh lini produksi.

  • Pembengkakan Biaya: Pembelian bahan baku tidak terencana karena tidak ada perhitungan kebutuhan yang presisi.

  • Stok Mati Menumpuk: Bahan baku spesifik untuk produk tertentu tidak terpakai karena produk tersebut tidak lagi diproduksi, tapi tidak ada sistem yang memberi peringatan.

Integrasi BOM: Menyatukan Rencana Produksi dan Stok

Solusi untuk kekacauan ini bukan sekadar aplikasi stok biasa, melainkan sistem yang dirancang khusus untuk alur kerja manufaktur. Di sinilah peran software house yang berpengalaman menjadi krusial. Mereka dapat membangun sistem yang tidak hanya mencatat stok, tapi juga memahami hubungan antara produk jadi, bahan baku, dan proses produksi.

Bayangkan sebuah sistem yang terintegrasi penuh. Ketika departemen produksi memasukkan target produksi 100 unit kursi, sistem dengan fitur BOM akan secara otomatis:

  1. Menghitung total kebutuhan setiap jenis bahan baku (kayu, busa, kain, paku).

  2. Mengecek ketersediaan stok di gudang secara real-time.

  3. Memberi peringatan dini jika ada bahan yang kurang.

  4. Bahkan, secara otomatis membuatkan draft purchase order untuk bahan yang perlu dibeli.

Inilah yang membedakan aplikasi inventory biasa dengan sistem manufaktur yang cerdas. Proses manual yang rumit dan rawan human error bisa diotomatisasi, memastikan produksi berjalan lancar dan biaya operasional lebih terkendali.

doIT: Mitra Anda untuk Sistem Inventory Custom untuk Manufaktur

Membangun sistem secanggih ini membutuhkan mitra teknologi yang tidak hanya paham kode, tetapi juga memahami alur bisnis manufaktur yang unik. Sejak 2017, doIT hadir sebagai perusahaan IT dan software house yang tepat untuk mewujudkannya.

Dengan pengalaman lebih dari 8 tahun, tim kami telah membantu berbagai perusahaan membuat sistem dan aplikasi custom, termasuk solusi inventory untuk manufaktur. Kami tidak menjual produk instan, melainkan mendengarkan kebutuhan spesifik bisnis Anda—mulai dari jenis bahan baku, kompleksitas lini produksi, hingga bagaimana produk akhir didistribusikan.

Sebagai perusahaan yang terdaftar sebagai PKP, kami beroperasi secara profesional dan transparan. Fokus utama kami adalah memberikan solusi personalisasi bisnis melalui IT. Artinya, sistem aplikasi inventory yang kami bangun akan 100% sesuai dengan alur bisnis Anda, bukan Anda yang harus mengubah alur bisnis demi menyesuaikan dengan software.

Kesimpulan:

Untuk bisnis manufaktur, presisi dalam perencanaan bahan baku adalah jantung dari efisiensi biaya dan kelancaran produksi. Mengandalkan spreadsheet atau aplikasi stok sederhana sama artinya dengan membiarkan celah untuk kesalahan dan inefisiensi.

Dengan mengadopsi aplikasi inventory yang dilengkapi fitur BOM dan dibangun oleh mitra yang tepat, Anda berinvestasi pada fondasi operasional yang kokoh. Anda akan mendapatkan kontrol penuh atas setiap bahan baku yang masuk dan keluar, memastikan setiap rupiah yang diinvestasikan dalam persediaan bekerja secara optimal untuk menghasilkan produk dan profit.

Baca juga: Mengelola Jadwal Tanpa Sistem Booking: Masih Relevankah?

Apakah artikel ini membantu?
Bagikan: